Selasa, 06 September 2011

Telur Ikan Terbang Makassar yang Segar

Kalau jalan-jalan ke Makassar sempatkan mampir ke restoran-restoran khas Makassar yang bertebaran di kota ini dan jangan lupa untuk mencicipi –acar telur ikan terbang- atau nama lokalnya adalah –acar ikan tuing-tuing- . ikan terbang atau Hirundicthys oxycephalus, yang merupakan ikan pelagis banyak didapatkan dari perairan Selat Makassar, Laut Flores, dan Laut Sulawesi atau dari perairan Kabupaten Bone, Takalar, Bantaeng, Bulukumba, dan jeneponto, dll.
Musim telur ikan terbang adalah dari bulan April sampai September dimana pada tahun 2009, Sulawesi Selatan mencatat produksi telur ikan terbang sebanyak 675 ton, namun pada tahun 2010 terjadi penurunan drastis menjadi 396,6 ton saja. Produksi tersebut kebanyakan untuk diekspor ke negara Jepang, korea, Taiwan, dan Singapura. Harga telur ikan basah sekitar Rp 200. 000/kg dan harga keringnya mencapai Rp 400.000 sampai Rp 500.000/kg, tergantung dari kualitasnya.
Telur ikan terbang yang terikat satu sama lain membentuk bundaran sebesar kelereng, sebelum dibuat acar, terlebih dahulu direbus sampai masak tapi jangan sampai melepuh mencerai beraikan telur-telurnya yang sebesaran biji wijen itu. Kemudian disajikan dalam bentuk acar dengan ditambahkan irisan cabe merah, bawang merah dan guyuran sedikit cuka. Akhirnya, rasakan sensasinya ketika meledak pecah di dalam mulut. Waw!
Beberapa teman dari Sulawesi Selatan merekomendasikan untuk menyantapnya bersama sup bandeng pallubasa. Sup bandeng pallubassa adalah sup santan kuning yang sangat gurih sekali. Setelah kami coba betul juga, perpaduan rasa yang sempurna yang saling melengkapi, antara rasa gurih sup bandeng pallubasa dengan rasa segar dari acar ikan tuing-tuing ini.
Satu porsi acar telur ikan terbang, seharga Rp 25.000,-
Sekilas Tentang Sumberdaya Ikan Terbang
Ikan terbang (Exocoetidae) adalah ikan pelagis kecil dengan ciri unik yaitu dapat terbang di permukaan air. Terdapat 53 spesies ikan terbang yang tersebar di perairan tropis maupun sub tropis. sedangkan di perairan Indonesia diperkirakan terdapat 18 spesies, yaitu diantaranya: Cheilopogon abei, cheilpogon spilopterus, dan cheilopogon katuptron. ikan terbang menghindari perairan yang keruh dan atau berlumpur, sehingga keberadaan ikan ini sangat tergantung kepada kondisi lingkungan perairannya. Pemanfaatan sumberdaya ikan terbang banyak terdapat di Selat Makassar dan Laut Flores yaitu di Provinsi Sulawesi Selatan dan Provinsi Sulawesi Barat. Dari wilayah-wilayah tersebut, produksi ikan terbang beserta telurnya adalah yang paling tertinggi di Indonesia. Bahkan pernah mencapai penghasil devisa no dua setelah udang. Tapi tahin-tahun belakangan produksi itu terus mengalami penurunan.

Cara Penangkapan Induk dan Telur Ikan Terbang
Penangkapan ikan terbang, nelayan umumnya mempergunakan jaring insang atau gill net. Ukuran jaring yang digunakan adalah lebar 1,5 meter panjang berkisar antara 675 meter sampai 875 meter atau 25 - 32 pieces net. Ikan terbang yang diperbolehkan untuk ditangkap adalah yang berkuran 18 cm, sehingga ukuran mata jaring yang harus dipergunakan adalah yang berukuran / mesh size gillnet 1,5 inci). Alat penangkapan ikan ini secara luas digunakan di Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat sampai Maluku Ternggara. Lama operasi penangkapan ikan terbang sangat tergantung kepada jenis perahunya. Untuk jenis perahu sandeq yang banyak digunakan oleh nelayan Kabupaten Majene, lama waktu penangkapannya hanya satu hari yaitu berangkat pagi-pagi dan pulang pada siang atau sore hari. Sedangkan apabila menggunakan perahu bermotor atau perahu body dengan ukuran bobot kapal antara 5 - 10 GT, dapat melaut untuk beberapa hari. Alat penangkap telur ikan terbang disebut dengan 'bale-bale' yang berbentuk rumpon. Ukuran dari bale-bale ini sekitar 1 m x 1,5m yang ditempatkan pada jarak minimal 50 meter dari bale-bale lainnya. Penggunaan alat tangkap bale-bale yang mulai marak setelah yahun 1990-an, dapat dengan jelas memisahkan mana kapal/perahu penangkap ikan terbangnya dan mana perahu penangkap telur ikan terbang. 
Ikan terbang termasuk spesies yang unik karena dalam melakukan pemijahannya dengan cara menaruh telur-telurnya pada benda-benda yang terapung (seperti bale-bale yang terbuat dari daun kelapa) padahal ikan ini termasuk ikan pelagis yang memiliki daya jelajah yang luas. Berbeda dengan jenis ikan demersal yang pergerakannya terbatas. Walaupun perairan Selat Makassar dan Laut Flores itu luas, namun perlu diingat bahwa di perairan ini terdapat Alur Lintas Kepulauan Indonesia atau ALKI dimana banyak kapal-kapal internasional yang melintasinya. Sudah seyogyanya apabila diberikan areal khusus yang luas diluar ALKI untuk dijadikan wilayah konservasi perairan dalam rangka menjaga kepentingan stock alami ikan terbang sehingga ikan terbang dapat memijah dan tumbuh alami. Dengan demikian telur dan ikan terbangnya sendiri dapat lestari dan kita tetap dapat menikmatinya.
Yuk kita cicipi acar telur ikan terbang ini tetapi jangan banyak-banyak ya? 
Satu Porsi Acar Telur Ikan Terbang do Pottere, Makassar = Rp 25.000,-
Acar Telur Ikan Tuing-Tuing sebagai teman Santap
Menikmati Acar Telur Ikan Tuing-Tuing, lebih pas dengan Sup Bandeng Pallubasa

2 komentar: